Tapi
sayangnya..,,,,
Tidak
semua orang mencintai ilmu pengetahuan,
Terlebih
ilmu pengetahuan tentang agama,
Yang
identik dengan pendidikan pesantren,
Konon
mitosnya bahwa, anak pesantren tak punya formalitas Ijasah,
Jadi
kalo’ anak pesantren masa depannya ndak jelas,
Karena
ndak punya Ijasah, so ndak bisa jadi pegawai ato pejabat berkelas.
Dan
mungkin menurut sebagian orang,
Belajar
ilmu agama itu membuatnya boring alias membosankan.
Banyak
hafalan tentang kaidah-2 Hadits dan Alqur’an.
Yang
itu semua katanya ndak bisa buat interview kerja diperusahaan.
Guru
saya pernah mengatakan :
Memang
bukan jaminan kalau "di pondok" anak akan menjadi baik,
tapi
pada kenyataannya tempat terbaik sampai saat ini
untuk
mendidik anak menjadi baik adalah "di pondok".
Dan
itu memang fakta, bisa disandarkan kepada salah satu hadits Baginda Nabi Saw.
Didalam
hadits Nabi Saw, dikatakan :
عَنْ مُعَاوِيَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:((مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ
فِي الدِّينِ))
Dari
Mu’awiyah radiyallahu ‘anhu dia berkata, “Bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Siapa
yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah menjadikannya paham dalam
perkara agama.”
Maka
dari itu berusahalah menjadi orang baik dengan mencintai ilmu agama,
Agar
Allah selalu memberikan kabaikan kepada kita,
Dan
menjadikan kita sebagai bagian dari orang-orang yang Allah kehendaki kebaikan.
Jikalau
Allah sudah menghendaki kita menjadi orang baik,
Maka
Insya ‘Allah dunia akhirat kita juga akan dijamin kebaikannya oleh Allah Azza
wa Jalla.
Walhasil..,
kita tetap semangat untuk belajar dan cinta.. cinta.. dan cinta terus
Terhadap
ilmu-ilmu pengetahuan tentang agama kita,
Biar
amalan-amalan ibadah baik yang wajib ataupun yang sunnah
Mampu
kita kerjakan dengan baik dan sempurna..
Amiinn..
Wallohu
subhanahu wata’ala a’lam bish showab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar