Kenyataan
terkadang tak sesuai dengan Harapan,
Tetapi Semangat
haruslah tetap Jalan.
Qta syukuri
nikmat yang ada,
Jangan pernah
khawatir, Allah itu Maha Kaya.-LUTHfee_SB’A
Larilah
sekencang-kencangnya tuk menggapai mimpi-mu,
Akan tetapi jikalau
Allah belum berkehendak,
kamu akan tetap
seperti itu.-LUTHfee_SB’A
*Ada pertanyaan
:
Jika Tuhan
mengatur rejeki manusia,
Mengapa Qta
harus bekerja.. ?!
“Sebagian Ulama
mengatakan :
Berikhtiar atau
bekerja mencari rejeki, itu merupakan salah satu usaha kita untuk memperoleh
atau mendapatkan rejeki yang sudah Allah jaminkan kepada seluruh makhluknya.
Disitu juga
merupakan dilalah atau perbuatan yang menunjukkan penghambaan kepada Allah.
Kita haruslah sadar bahwa kita itu seorang hamba yang harus bekerja dan
mengabdi kepada Sang Khaliq.
Lewat bekerja
kita akan mendapatkan upah, lewat bekerja kita akan mendapatkan untung atau
rejeki, meski terkadang dalam bekerja ada kalanya hanya mendapatkan hasil yang
sia-sia.
Akan tetapi
Allah tetap akan meng-upah perjuangan dan usaha bekerja kita, yang kita
niat-kan semata-mata hanya untuk penghambaan diri kita kepada Allah Ta’ala dan
untuk ma’isyah keluarga bagi yang sudah berumah tangga.
Bahkan ada
seorang ahli hikmah, yang berkata :
“Gerakkan
tangan-mu, niscaya rejeki Allah akan sampai kepada-mu.”
Ibaratkan
engkau bertamu dalam suatu perjalanan, kemudian sang tuan rumah menyuguhkan
berbagai hidangan dihadapanmu. Ketika engkau enggan untuk meraih hidangan itu
dan memasukkan kedalam mulutmu [yang perbuatan itu adalah sebagai bentuk
ikhtiar], maka hidangan akan tetap ada dihadapanmu dan tak akan pernah sampai
diperutmu.
Intinya, semua
yang terjadi pada diri kita dan dunia ini adalah atas kehendak dan ketentuan
Allah Ta’ala. Gerak kita, bekerja kita, rejeki kita, itu semua adalah ketentuan
dari Allah. Kita hanya diperkenankan untuk mengikuti hukum semesta, dan jangan
sampai dalam diri dan hati kita merasa bahwa, “Kita lah yang mampu menentukan
nasib diri kita sendiri”.
Wallohu a’lam
bish showab..
[Semangat
Pagi.. tuk meraih Rejeki.-LUTHfee_SB’A]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar