@_LUTHfeellah_SB’A_at
statistical psychoanalysis
detailed
examination of the elements or structure of something psychoanalysis. [ statistical
analysis / statistical psychoanalysis ]
[ pemeriksaan
rinci dari unsur-unsur atau struktur sesuatu psikoanalisis. ]
[ Analisis
statistik / psikoanalisis statistik ]
- Hasil
daripada penelitian kejiwaan dan pola pikir yang merupakan unsur pembentukan
sebuah karakter yang melekat pada diri se”orang, yang akan melahirkan nasib
se”orang dalam pola pikirnya.
[Contoh yang
menunjukkan karakter se”orang dari perkataan orang lain :
-Si fulan
berkata : “Sudah menjadi kebiasaan si fulanah yang selalu negatif thinking
terhadap orang lain !!”]
Dengan
perkataan si fulan menujukkan bahwa, si fulanah bukanlah orang yang mampu
mempunyai kebiasaan berpikir positif terhadap orang lain. Yang akhirnya akan
selalu menimbulkan rasa kecurigaan, dan karakter yang seperti itu akan membawa
pada nasib pola pikir yang negatif, akhirnya dari pola pikir itu bisa membentuk
persepsi pada dirinya. Persepsi itu juga bisa menuntut kemungkinan timbulnya
sebuah emosi, emosi yang tidak baik akan menentukan pada perilaku se”orang
tersebut. Apabila perilaku yang seperti itu diulang-ulang, maka bukan tidak
mungkin akan menjadi karakter yang melekat pada dirinya. Karakter yang sudah
melekat itulah yang akan menjadi ciri-ciri orang tersebut, dalam bahasa lain
dikatakan karakteristik. Karakteristik adalah ciri khas pada se”orang sebagai
sosok jiwa yang hidup, dan itu pasti ada pada diri se”orang. Karakteristik
itulah yang akan membawa se”orang pada nasib kepribadiannya dan menjadi
kebiasaan dalam pola pikirnya.
POLA PIKIR akan
membentuk PERSEPSI
PERSEPSI bisa
menimbulkan EMOSI
EMOSI akan
menentukan PERILAKU
PERILAKU yang
diulang-ulang akan
melahirkan
sebuah KARAKTER.
KARAKTER akan
melekat pada diri se”orang
sebagai ciri
khas pada sosok tersebut,
yang dinamakan
dengan KARAKTERISTIK.
.
.
KARAKTERISTIK
sebagai jiwa
yang hidup itulah
yang akan
menentukan se'seorang terhadap
NASIB
KEPRIBADIANNYA,
NASIB KEPRIBADIANNYA
akan kembali
menuntun kearah
POLA PIKIR yang sesungguhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar