Jumat, 30 Desember 2022

 

Ada se”orang yang ndak mau ngepost fotonya krn ndak pede,

Ngerasa dirinya tak secantik para artis.

Ada yang suka ngepost foto dirinya dengan sangat pede,

Merasa dirinya cantik dan punya nilai plus.. plus.. dan plus..


Ada seorang wanita yang mampu menutup seluruh auratnya dengan sempurna,

Hingga tertanam di dalam hatinya merasa bangga karena tak mudah bagi

Orang lain tuk mampu melakukan hal yang sama seperti dirinya.

Aja juga yang merasa gaya.., keren.., ngetrend ke arab”an.., ndak ada yang menyamai.., dll..

Yang intinya di dalam hatinya masih terbesit sifat tasa’umul qolb,

Seperti halnya ujub.., riya’.., kibir.., dan sebagainya..

Ingatlah wahai saudari-saudariku.. !!

Di dalam hadits baginda Nabi Saw disabdakan :


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

 

Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada keelokan wajah-mu,

kebagusan gaya-mu, ataupun banyaknya harta-mu.

Akan tetapi Allah memandang hamba-Nya melalui kesucian diri-nya,

kebersihan hati-nya, serta keikhlasan amal-nya. 


Inti daripada kesholihahan seorang perempuan

Bukan diukur dari seberapa panjang jilbabnya

Atau seberapa rapat nikobnya.

Akan tetapi kesholihahannya terletak pada kesucian diri

Dan hatinya, serta keikhlasannya dalam beramal.

Percuma engkau tutup rapat-rapat wajahmu,

Tapi engkau biarkan hatimu telanjang.


Perbedaan ajami dan arobi pada kaum hawa di sekitar kita..

Kalau arobi, makna cadar.., niqob.., ataupun baro’ah selain daripada bagian hukum syar’iyah

Juga merupakan sebuah tradisi daerah yang sudah turun temurun.

Jadi saat melakukan hal tersebut, itu sudah lumrahnya menjadi suatu kewajiban

Yang merupakan bentukan daripada adat suatu daerah dan lingkungannya, disamping juga merupakan

Sebagian dari hukum syar’iyah meskipun tidak disepakati keseluruhan ulama-ulama pendahulu.

Maka para kaum hawa melakukan hal itu kemungkinan bersih daripada tujuan dan sifat-sifat

Ingin di puji, riya’, bangga diri, sombong karena merasa paling taat, dan semacamnya..

Akan tetapi kita kaum ajami, terkadang melakukan hal itu dengan suatu maksud dan tujuan

Yang malah akan mengotori hati kita. Itu besar kemungkinan terjadinya.

Karena dengan kondisi yang tidak selayaknya berlaku dilingkungan sekitar kita,

Itu merupakan suatu kendala yang besar terjadinya timbul sifat-sifat tasa’umul qolb seperti itu.

Saya tidak menjudge semua kaum hawa pada umumnya yang melakukan hal itu,

Akan tetapi saya hanya mengingatkan, bahwa tujuan dan dasar niat lah yang paling terpenting

bagi sebuah amal perbuatan. Sesuai sabda Baginda Nabi Saw :

 

Segala amal akan di dasarkan pada niat dan keikhlasan seseorang dalam melakukannya,

Jangan sampai hal yang baik dan perbuatan yang baik dapat dilakukannya,

akan tetapi niatan dan tatanan hatinya salah dalam melaksanakan perbuatan tersebut.


Salah satu perbuatan yang sangat riskan bagi kaum hawa yang bercadar,

Terlebih bagi yang mengatas namakan taat kepada ajaran syariat.

Cadar merupakan ciri khas kaum muslimah yang taat dan arobi khususnya,

Karena mereka membawa kesunnahan dan aturan syariat yang sangat kuat.

Setiap perilaku orang yang bercadar akan lebih mengkarakteristikkan agama dan aqidah islam,

Maka dari itu setiap perbuatannya akan selalu membawa citra kebaikan identitas agama.

Terutama dalam dunia maya atau bersosial media,

Kaum yang satu ini akan sangat rentan dengan penyandangannya sebagai muslimah sholihah.

Jadi seharusnya kaum ini tidak bersosial media selain pada hal dakwah tentang agama,

Dan pada lingkup orang-orang yang memang sudah dikenalnya atau khusus bagi sesamanya.

Ingat.. !! kalian menyandang karakteristik agama islam yang sangat baik,

Jika kalian menodai dengan sedikit aja yang dapat mencemarkan agama islam,

Lebih baik copot cadar kalian, dan jadilah muslimah yang wajar layaknya muslimah nusantara.

Yang mungkin orang lain tidak begitu menyorotinya dan mengkaitkan segala sesuatunya dengan agama.


Dunia itu luas.., minal masyriq wal maghrib

Variatif dan beraneka ragam.

Ndak hanya yang ada pada diri kita dan sekitar kita.

Ndak cuman seperti kita dan apa yang kita mau.

Orang lain juga banyak yang muslim

Mereka ndak sedikit yang lebih taat dari kita

Yang lebih tinggi ilmunya daripada ilmu kita

Yang lebih bersih hatinya darpada hati kita

Yang lebih ikhlas amalnya daripada amal kita

Mungkin wajahnya tak ditutup dengan cadar

Tapi hatinya sangat tertutup daripada sifat tasa’umul qolb

Amalnya seikhlas kulit kacang yang terbuang

Allah tidak menilai seberapa lebar jilbabmu

Seberapa rapat niqob atau cadarmu

Seberapa Panjang menjutai lantai abayamu

Pabila dalam hatimu masih ada rasa kamu paling taat dan sempuna

Paling syar’i dan paling islami

Itu sama halnya aurat kau tutupi

Tapi hatimu kau telanjangi

Sedangkan Allah tidak menilai wajahmu dan pakaianmu

Tapi Allah menilai hati dan amal perbuatanmu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  ~ Jangan lempar batu sembunyi tangan ~ "Jangan mencari pembenaran dengan cara membuka aib orang lain hanya demi menutupi aib diri sen...