Sabtu, 31 Desember 2022

 

Ciri-2 ne merasa lebih pintar niku pripun ustadz ?!

Soal-e terkadang saat kita menyampaikan sesuatu hal atau suatu gagasan yang baik, mindset orang lain itu ada aja yang bisa jadi mengarah pada dua rute, yaitu :

“Positif think dan Negatif think”.

yang rute positif.., jelas ndak ada musykilah.

tapi yang musykil niku justru yang rute negatif.. !!

Soalnya sekecil apapun rasa kurang suka terhadap se"orang itu, kebenaran yang dia sampaikan akan dimaknai dengan sesuatu hal yang buruk atau negatif.

Bagi yang menyampaikan apakah termasuk kategori "merasa lebih pintar" .. ???

 

terkadang buat orang lain, kita itu ndak ada benarnya ustadz

 

Uda sopan, tawadlu', menghargai, dll.., masih aja salah.. !!!

 

Persepsinya selalu negatif

 

Kalo' bodoh, mafsadatnya bisa terhadap orang lain dan lingkungan ustadz, jelas riskan !!

kalo' merasa dirinya lebih pintar, itu mafsadatnya hanya akan menimpa dirinya sendiri, karena ndak bisa menjaga hati. sedangkan hati itu hubungannya langsung sama Allah, kalo' kebodohan bisa hub langsung sama Allah juga hub kepada sesama

 

 

يَابَــــدْرَتِمٍّ حَـــازَ کُلَّ كَمَالِ ۞ مَــــاذَا يُعَبِّرُعَنْ عُلاَكَ مَقَــــــالِی

wahai purnama yang sempurna,

yang memiliki setiap kesempurnaan,

apa ucapanku dapat mengungkapkan keluhuranmu

 

اَنْتَ الَّذِی اَشْرَقْتَ فِی اُفُقِ الْعُلاَ ۞ فَمَحَوْتَ بِالأَنْـوَارِکُلَّ ضَـلاَلِ

engkau yang bersinar di angkasa yang tinggi,

maka engkau hapus setiap kesesatan dengan cahaya

 

وَبِكَ اسْتَنَارَ الْكَوْنُ يَاعَلَمَ الْهُدٰى ۞ بِالنُّــوْرِ وَاْلاِنْعَــامِ وَاْلاِفْضَالِ

dan denganmu alam bercahaya,

wahai tanda petunjuk dengan cahaya,

dan pemberian nikmat dan anugerah

 

صَلَّى عَلَيْــــكَ اللهُ رَبِّي دَاِئمًــا ۞ اَبَدًا مَعَ اْلإِبْكاَرِ وَاْلاٰصَــــالِ

sholawat Allah semoga untukmu selalu,

bersama pagi dan sore

 

وَعَلىٰ جَمِيْعِ الاٰلِ وَاْلأَصْحَابِ مَنْ ۞ قَدْ خَصَّـهُمْ رَبُّ الْعُلاَ بِكَماَلِ

dan untuk seluruh keluarga dan sahabat,

yang tuhan yang tinggi meng-khususkan dengan

kesempurnaan

 

Penerima pemberian sejatinya dia menerima dari Allah, bukan dari si pemberi. Karena Baginda Nabi Saw bersabda :


قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ” إن الصدقة تقع بيد الله عز وجل قبل أن تقع في يد السائل”. فليتحقق أنه ( المتصدق ) مسلم إلى الله حقه. والفقير آخذ من الله تعالى رزقه بعد صيرورته إلى الله.

Rasulullah Saw bersabda :

”Sesungguhnya shadaqah akan lebih dulu sampai ke “ tangan ” Allah sebelum sampai ke tangan orang yang meminta”.
Maka menjadi nyata bahwa seorang yang bersedekah itu hakikatnya menyerahkan hak hartanya kepada Allah Azza wa Jalla.

Dan seorang fakir yang menerimanya hakikanya mengambil rizkinya dari Allah, yakni setelah hak harta tadi menjadi milik Allah.

 DOAKU

Ya Allah segala amal perbuatan apapun yang saya rencanakan dan saya lakukan,

Itu belum tentu akan membuahkan hasil seperti apa yang saya harapkan kecuali semua itu atas kehendak-Mu.

Ya Allah semua kata demi kata untaian doa yang saya panjatkan belum tentu Engkau kabulkan karena lusuh dan kotornya hati ini,

Betapa diri dan jiwa ini penuh dengan lumuran dosa yang telah saya perbuat dengan sengaja ataupun tanpa saya sadari.

Tak pantaskah diri ini kiranya memohon dan mengharapkan kebahagiaan dari-Mu,

karena penghambaan diri ini tak sepenuhnya kepada-Mu layaknya pengabdian seorang hamba terhadap tuannya.

Ya Tuhan dengan kebodohan dan kurangnya pengetahuan yang saya miliki membuat saya melakukan hal yang kadang tak seperti apa yang telah Engkau syariatkan pada hamba-Mu.

Ya Tuhan tak ada tempat yang lebih baik buat saya untuk mengadu selain kepada-Mu.

Malu rasanya diri ini untuk terus mengadu kepada-Mu sedangkan hamba-Mu ini benar-benar tak pernah taat apalagi membahagiakan-Mu.

Maafkan hamba-Mu ini Tuhan !

Jikalau tanpa petunjuk dan pertolongan dari-Mu apa yang akan terjadi padaku ???

Tiada daya dan upaya sedikitpun yang saya miliki kecuali semua itu atas kehendak-Mu Tuhanku !

Tidak ada sesuatu apapun yang menjadi baik dengan apa yang saya lakukan kecuali semua itu atas izin dan karunia-Mu Tuhanku !

Keagungan dan Kemuliaan hanyalah milik-Mu wahai Tuhanku yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Bantulah aku dan tunjukkanlah aku jalan kebahagiaan dunia dan akhirat yang tidak pernah lepas dari keridlaa-Mu wahai Tuhanku !

 

Ya Allah.., segala amal perbuatan apapun yang saya rencanakan dan saya

lakukan, Itu belum tentu akan membuahkan hasil seperti apa yang saya

harapkan kecuali semua itu atas kehendak-Mu.

Ya Allah.., semua kata demi kata untaian do’a yang saya panjatkan belum

tentu Engkau kabulkan karena lusuh dan kotornya hati ini, Betapa diri

dan jiwa ini penuh dengan lumuran dosa yang telah saya perbuat dengan

sengaja ataupun tanpa saya sadari.

Ya Allah Tuhanku.., pantaskah diri ini kiranya memohon dan mengharapkan

kebahagiaan dari-Mu, karena penghambaan diri ini tak sepenuhnya kepada-Mu

layaknya pengabdian seorang hamba terhadap tuannya.

Ya Tuhan.., dengan kebodohan dan kurangnya pengetahuan yang saya miliki

membuat saya melakukan hal yang kadang tak seperti apa yang telah Engkau

syariatkan kepada hamba-Mu.

Ya Tuhan.., tak ada tempat yang lebih baik buat saya untuk mengadu selain

kepada-Mu.

Meski malu rasanya diri ini untuk terus mengadu kepada-Mu, sedangkan

hamba-Mu ini benar-benar tak pernah taat apalagi membahagiakan-Mu.

Maafkan hamba-Mu ini wahai Tuhanku yang Maha Pemaaf !

Jikalau tanpa petunjuk dan pertolongan dari-Mu, apa yang akan terjadi

padaku Tuhan ???

Tiada daya dan upaya sedikitpun yang saya miliki kecuali semua itu atas

kehendak-Mu Tuhanku !

Tidak ada sesuatu apapun yang menjadi baik dengan apa yang saya lakukan

kecuali semua itu atas izin dan karunia-Mu Tuhanku !

Keagungan dan Kemuliaan hanyalah milik-Mu wahai Tuhanku yang

Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Bantulah aku dan tunjukkanlah aku jalan kebahagiaan dunia dan akhirat

yang tidak pernah lepas dari keridlaa-Mu wahai Tuhanku !

 

اللهم صل علی سيدنا محمد النبي الأُمي الحبيب العالي القدر العظيم الجاه وعلى آله وصحبه وسلم

 


 

Assalamu’alaikum wr.. wb..

 

Salam sejahtera bagi semua wali santri “TPQ BAITUL ABIDIN”

Merujuk pada apa yang telah di sampaikan oleh penasehat tpq Ustadz Agus Mujib Muhsin pada peringatan Maulid Nabi Saw kemarin, bahwasannya untuk mempermudah komunikasi antara pendidik dan orang tua santri, mohon sekiranya setiap orang tua santri berkenan mendaftarkan nomer whatsapp-nya ke admin “whatsapp grup wali santri tpq baitul abidin”.

Salah satu manfaatnya adalah, antara wali santri dan pihak pengurus atau pengajar bisa komunikasi langsung via “grup wa” demi kesuksesan kita bersama dalam mendidik putra putri kita dibidang ilmu alqur’an dan ilmu agama.

 

Sekian.

Wassalamu’alaikum wr.. wb..

 

[Bersambung di chatt WA Grup]

Jumat, 30 Desember 2022

                            Kidung cinta selalu bergemuruh di dalam dada

Untuk seseorang termulia di dunia dan tersabar

Pemimpin seluruh ummat manusia

Akhlaqnya yang begitu sangat mulia

Yang selalu menjadi teladan bagi kita semua

 Sungguh indah kabar wajah dan elok rupanya

Saat melihatnya bagaimana hati takkan terpikat olehnya

Senyumnya bagaikan telaga dipadang sahara

Yang mampu menyegarkan setiap insan yang dahaga

Oh kekasihku kecintaan Tuhan alam semesta

Saat bersua ku tak ingin pergi tuk selamanya

Sososk termulia akhlaq dan perangainya

Dambaan setiap hati insan di dunia

Sungguh ku ingin selalu bertemu dengannya

Baik di dalam tidur ataupun terjaga

Apalagi yang lebih baik dari cita-cita

Siapa lagi yang mampu membangkitkan setiap rasa

Kobaran api cinta takkan pernah padam olehnya

Dahaga takkan pernah kenyang dibuatnya

Harapan takkan pernah pupus sebelum bersua dengannya

Selalu ku mimpi-mimpikan kehadirannya

Dengan segenap gejolak rindu di dalam jiwa

Engkaulah kekasih hatiku tercinta

Bagaikan obat penghilang duka nestapa

Kata-kata indahku pun tak pernah cukup tuk memujanya

Kesempurnaannya takkan pernah ada duanya

Baik di dunia mapun di alam setelahnya

Dia takkan pernah ada tandingannya

Karena dia lah kekasih Tuhannya

Namanya selalu disebut-sebut setelah nama-Nya

Penutup para Rasul setelahnya

Yang mampu memberikan syafaat para pengikutnya

Dengan izin Tuhannya yang Maha Kuasa

Dia akan membawa manusia yang mencintainya

Kelak bersama-sama berkumpul di dalam surga

Tiada lain dia lah Muhammad Rasulillah panutan kita

Semoga sholawat serta salam selalu terlimpahkan kepadanya

Damai dan sejahtera seluruh keluarganya semua

Para Malaikat para Nabi dan Rasul serta kerabatnya

Begitu juga para anak cucu ahli baitnya beserta para pewarisnya

 

Kenapa kita sulit bahagia.. ???

"Karena tolok ukur kita adalah nikmat orang lain".

.

.

 

Bersyukurlah..!!

Maka Allah Azza wa Jalla akan tambahkan nikmat untuk-mu.

.

.

كلما اكثر تتعلم.., فاكثر تتناول

the more you learn.., the more you earn.

Semakin banyak kamu belajar.., semakin banyak kamu mendapatkan.

.

.

Akan tetapi satu hal yang bisa dirasa susah didalam proses belajar, yaitu :

Belajar memahami diri kita sendiri dan kenyataan,

Itu dirasa lebih sulit dari pada menyikapi perbuatan orang lain terhadap kita.

Senyum mungkin dapat dipalsukan, akan tetapi perasaan hati,

terkadang kita tak mampu untuk selalu bisa kuat menyembunyikan.

.

.

Merealisasikan kenyataan itu, tak semudah merangkai perkataan.

Kata-kata masih bisa diolah, namun Fakta terkadang tak bisa dirubah.

.

.

.

[OnstOrytelling]


الكُلِّيَّةِ دراسة القرآنية : مُؤَسَّسَةٌ عِلْمِيَّةٌ يُتَابِعُ فِيهَا الطَّالِبُ دِرَاسَتَهُ العُلْيَا حَسَبَ تَخَصُّصِهِ فِي عِلْمٍ مِنَ العُلُومِ الدِّيْنِي

College of Qur’anic Studies [DQ] : Lembaga ilmiah tempat santri melanjutkan study-nya yang lebih tinggi sesuai dengan spesialisasinya di salah satu bidang ilmu-ilmu agama.

Artinya : “Berawal dari pembelajaran huruf-2 hijaiyyah, peng-ejaan metode jilid, lalu ketahap Alqur’an & Pengetahuan Ilmu-2 Agama. Seperti : “Aqidah Tauhid, Fiqih, Akhlaq, dan Bahasa Arab.

POLA PIKIR akan membentuk PERSEPSI

PERSEPSI bisa menimbulkan EMOSI

EMOSI akan menentukan PERILAKU

PERILAKU yang diulang-ulang akan melahirkan sebuah KARAKTER

Dan..

KARAKTERISTIK sebagai jiwa yang hidup itulah yang akan menentukan se’seorang terhadap NASIB

NASIB kepribadiannya yang akan kembali menuntun kearah POLA PIKIR yang sesungguhnya.


Mindset :

“Cara pandang & gaya se”orang dalam berfikir,

Akan membentuk perilaku dalam menentukan suatu sikap.”

 

POLA PIKIR itu akan membentuk suatu PERSEPSI dalam nalar se”orang,

yang akhirnya akan melahirkan sebuah penilaian, baik itu positif ataupun negatif.

PERSEPSI akan bisa menimbulkan sebuah luapan EMOSI dalam diri.

Sedangkan EMOSI pasti akan menentukan adanya PERILAKU se”orang tersebut,

baik secara ucapan ataupun juga gerakan atau juga bisa gejolak yang dipendam dalam hatinya saja,

biasanya yang seperti ini akan berdampak berubahnya sikap pada dirinya.

Dan apabila PERILAKU itu selalu terulang dan terulang lagi,

maka tidak menuntut kemungkinan akan melahirkan

sebuah KARAKTER pada dirinya yang bisa melekat, dan bahkan

bisa juga berubah menjadi sebuah WATAK atau kebiasaan yang akan sulit dirubah.

Dan KARAKTERISTIK WATAK itu akan menjadi jiwa yang hidup,

itulah yang akan menentukan nilai se’seorang terhadap NASIB.

NASIB kepribadiannya yang akan kembali menuntun kearah POLA PIKIR yang sesungguhnya.



 

@_LUTHfeellah_SB’A_at statistical psychoanalysis

 

detailed examination of the elements or structure of something psychoanalysis. [ statistical analysis / statistical psychoanalysis ]

[ pemeriksaan rinci dari unsur-unsur atau struktur sesuatu psikoanalisis. ]

[ Analisis statistik / psikoanalisis statistik ]

- Hasil daripada penelitian kejiwaan dan pola pikir yang merupakan unsur pembentukan sebuah karakter yang melekat pada diri se”orang, yang akan melahirkan nasib se”orang dalam pola pikirnya.

[Contoh yang menunjukkan karakter se”orang dari perkataan orang lain :

-Si fulan berkata : “Sudah menjadi kebiasaan si fulanah yang selalu negatif thinking terhadap orang lain !!”]

Dengan perkataan si fulan menujukkan bahwa, si fulanah bukanlah orang yang mampu mempunyai kebiasaan berpikir positif terhadap orang lain. Yang akhirnya akan selalu menimbulkan rasa kecurigaan, dan karakter yang seperti itu akan membawa pada nasib pola pikir yang negatif, akhirnya dari pola pikir itu bisa membentuk persepsi pada dirinya. Persepsi itu juga bisa menuntut kemungkinan timbulnya sebuah emosi, emosi yang tidak baik akan menentukan pada perilaku se”orang tersebut. Apabila perilaku yang seperti itu diulang-ulang, maka bukan tidak mungkin akan menjadi karakter yang melekat pada dirinya. Karakter yang sudah melekat itulah yang akan menjadi ciri-ciri orang tersebut, dalam bahasa lain dikatakan karakteristik. Karakteristik adalah ciri khas pada se”orang sebagai sosok jiwa yang hidup, dan itu pasti ada pada diri se”orang. Karakteristik itulah yang akan membawa se”orang pada nasib kepribadiannya dan menjadi kebiasaan dalam pola pikirnya.

 

POLA PIKIR akan membentuk PERSEPSI

PERSEPSI bisa menimbulkan EMOSI

EMOSI akan menentukan PERILAKU

PERILAKU yang diulang-ulang akan

melahirkan sebuah KARAKTER.

KARAKTER akan melekat pada diri se”orang

sebagai ciri khas pada sosok tersebut,

yang dinamakan dengan KARAKTERISTIK.

.

.

KARAKTERISTIK

sebagai jiwa yang hidup itulah

yang akan menentukan se'seorang terhadap

NASIB KEPRIBADIANNYA,

NASIB KEPRIBADIANNYA akan kembali

menuntun kearah POLA PIKIR yang sesungguhnya.

 

Kenyataan terkadang tak sesuai dengan Harapan,

Tetapi Semangat haruslah tetap Jalan.

Qta syukuri nikmat yang ada,

Jangan pernah khawatir, Allah itu Maha Kaya.-LUTHfee_SB’A

 

Larilah sekencang-kencangnya tuk menggapai mimpi-mu,

Akan tetapi jikalau Allah belum berkehendak,

kamu akan tetap seperti itu.-LUTHfee_SB’A

 

*Ada pertanyaan :

Jika Tuhan mengatur rejeki manusia,

Mengapa Qta harus bekerja.. ?!

“Sebagian Ulama mengatakan :

Berikhtiar atau bekerja mencari rejeki, itu merupakan salah satu usaha kita untuk memperoleh atau mendapatkan rejeki yang sudah Allah jaminkan kepada seluruh makhluknya.

Disitu juga merupakan dilalah atau perbuatan yang menunjukkan penghambaan kepada Allah. Kita haruslah sadar bahwa kita itu seorang hamba yang harus bekerja dan mengabdi kepada Sang Khaliq.

Lewat bekerja kita akan mendapatkan upah, lewat bekerja kita akan mendapatkan untung atau rejeki, meski terkadang dalam bekerja ada kalanya hanya mendapatkan hasil yang sia-sia.

Akan tetapi Allah tetap akan meng-upah perjuangan dan usaha bekerja kita, yang kita niat-kan semata-mata hanya untuk penghambaan diri kita kepada Allah Ta’ala dan untuk ma’isyah keluarga bagi yang sudah berumah tangga.

Bahkan ada seorang ahli hikmah, yang berkata :

“Gerakkan tangan-mu, niscaya rejeki Allah akan sampai kepada-mu.”

 

Ibaratkan engkau bertamu dalam suatu perjalanan, kemudian sang tuan rumah menyuguhkan berbagai hidangan dihadapanmu. Ketika engkau enggan untuk meraih hidangan itu dan memasukkan kedalam mulutmu [yang perbuatan itu adalah sebagai bentuk ikhtiar], maka hidangan akan tetap ada dihadapanmu dan tak akan pernah sampai diperutmu.

Intinya, semua yang terjadi pada diri kita dan dunia ini adalah atas kehendak dan ketentuan Allah Ta’ala. Gerak kita, bekerja kita, rejeki kita, itu semua adalah ketentuan dari Allah. Kita hanya diperkenankan untuk mengikuti hukum semesta, dan jangan sampai dalam diri dan hati kita merasa bahwa, “Kita lah yang mampu menentukan nasib diri kita sendiri”.

Wallohu a’lam bish showab..

[Semangat Pagi.. tuk meraih Rejeki.-LUTHfee_SB’A]

 

Dulu sebelum aku ngalap barokah di PP. Darul Hikam Bendo – Pare – Kediri,

Aku merasa dunia Islam itu sangat vital dan sangat privat.

Dengan segala tatanan Syariat dan Adabnya yang begitu detail sampai ke hal yang paling terkecil,

Di situ diatur dengan suatu aturan yang begitu dahsyat,

Yang tak ada didalam agama-agama lain.

Tapi setelah tabarruk di Ma’had Al Bandawi,

Semua yang terasa sempit mengikat segala aspek gerak dalam kehidupan menjadi longgar

Dengan tidak keluar dari aturan-2 hukum dan syariat agama yang sesungguhnya.

Aku bener-2 faham bahwa Islam yang Rahmatan lil alamin itu seperti apa..

Tidak semua gerak salah, tidak semua keadaan membuat berdosa,

Dan tidak semua hukum punya pemahaman yang terlalu sempit.

Islam itu INDAH dengan segala aspeknya..

Islam itu SANTUN terhadap sesama dan makhluq lainnya..

Islam itu LURUS dengan aqidahnya..

Islam itu AKADEMIS dengan setiap amal perbuatannya..

Dan

Islam itu MEMAHAMI dengan suatu situasi dan kondisi..

Itulah ISLAM.. !!

Fahami AGAMA-mu sebelum engkau berjalan jauh dengan pemikiran-mu sendiri.

 

Ada se”orang yang ndak mau ngepost fotonya krn ndak pede,

Ngerasa dirinya tak secantik para artis.

Ada yang suka ngepost foto dirinya dengan sangat pede,

Merasa dirinya cantik dan punya nilai plus.. plus.. dan plus..


Ada seorang wanita yang mampu menutup seluruh auratnya dengan sempurna,

Hingga tertanam di dalam hatinya merasa bangga karena tak mudah bagi

Orang lain tuk mampu melakukan hal yang sama seperti dirinya.

Aja juga yang merasa gaya.., keren.., ngetrend ke arab”an.., ndak ada yang menyamai.., dll..

Yang intinya di dalam hatinya masih terbesit sifat tasa’umul qolb,

Seperti halnya ujub.., riya’.., kibir.., dan sebagainya..

Ingatlah wahai saudari-saudariku.. !!

Di dalam hadits baginda Nabi Saw disabdakan :


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

 

Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada keelokan wajah-mu,

kebagusan gaya-mu, ataupun banyaknya harta-mu.

Akan tetapi Allah memandang hamba-Nya melalui kesucian diri-nya,

kebersihan hati-nya, serta keikhlasan amal-nya. 


Inti daripada kesholihahan seorang perempuan

Bukan diukur dari seberapa panjang jilbabnya

Atau seberapa rapat nikobnya.

Akan tetapi kesholihahannya terletak pada kesucian diri

Dan hatinya, serta keikhlasannya dalam beramal.

Percuma engkau tutup rapat-rapat wajahmu,

Tapi engkau biarkan hatimu telanjang.


Perbedaan ajami dan arobi pada kaum hawa di sekitar kita..

Kalau arobi, makna cadar.., niqob.., ataupun baro’ah selain daripada bagian hukum syar’iyah

Juga merupakan sebuah tradisi daerah yang sudah turun temurun.

Jadi saat melakukan hal tersebut, itu sudah lumrahnya menjadi suatu kewajiban

Yang merupakan bentukan daripada adat suatu daerah dan lingkungannya, disamping juga merupakan

Sebagian dari hukum syar’iyah meskipun tidak disepakati keseluruhan ulama-ulama pendahulu.

Maka para kaum hawa melakukan hal itu kemungkinan bersih daripada tujuan dan sifat-sifat

Ingin di puji, riya’, bangga diri, sombong karena merasa paling taat, dan semacamnya..

Akan tetapi kita kaum ajami, terkadang melakukan hal itu dengan suatu maksud dan tujuan

Yang malah akan mengotori hati kita. Itu besar kemungkinan terjadinya.

Karena dengan kondisi yang tidak selayaknya berlaku dilingkungan sekitar kita,

Itu merupakan suatu kendala yang besar terjadinya timbul sifat-sifat tasa’umul qolb seperti itu.

Saya tidak menjudge semua kaum hawa pada umumnya yang melakukan hal itu,

Akan tetapi saya hanya mengingatkan, bahwa tujuan dan dasar niat lah yang paling terpenting

bagi sebuah amal perbuatan. Sesuai sabda Baginda Nabi Saw :

 

Segala amal akan di dasarkan pada niat dan keikhlasan seseorang dalam melakukannya,

Jangan sampai hal yang baik dan perbuatan yang baik dapat dilakukannya,

akan tetapi niatan dan tatanan hatinya salah dalam melaksanakan perbuatan tersebut.


Salah satu perbuatan yang sangat riskan bagi kaum hawa yang bercadar,

Terlebih bagi yang mengatas namakan taat kepada ajaran syariat.

Cadar merupakan ciri khas kaum muslimah yang taat dan arobi khususnya,

Karena mereka membawa kesunnahan dan aturan syariat yang sangat kuat.

Setiap perilaku orang yang bercadar akan lebih mengkarakteristikkan agama dan aqidah islam,

Maka dari itu setiap perbuatannya akan selalu membawa citra kebaikan identitas agama.

Terutama dalam dunia maya atau bersosial media,

Kaum yang satu ini akan sangat rentan dengan penyandangannya sebagai muslimah sholihah.

Jadi seharusnya kaum ini tidak bersosial media selain pada hal dakwah tentang agama,

Dan pada lingkup orang-orang yang memang sudah dikenalnya atau khusus bagi sesamanya.

Ingat.. !! kalian menyandang karakteristik agama islam yang sangat baik,

Jika kalian menodai dengan sedikit aja yang dapat mencemarkan agama islam,

Lebih baik copot cadar kalian, dan jadilah muslimah yang wajar layaknya muslimah nusantara.

Yang mungkin orang lain tidak begitu menyorotinya dan mengkaitkan segala sesuatunya dengan agama.


Dunia itu luas.., minal masyriq wal maghrib

Variatif dan beraneka ragam.

Ndak hanya yang ada pada diri kita dan sekitar kita.

Ndak cuman seperti kita dan apa yang kita mau.

Orang lain juga banyak yang muslim

Mereka ndak sedikit yang lebih taat dari kita

Yang lebih tinggi ilmunya daripada ilmu kita

Yang lebih bersih hatinya darpada hati kita

Yang lebih ikhlas amalnya daripada amal kita

Mungkin wajahnya tak ditutup dengan cadar

Tapi hatinya sangat tertutup daripada sifat tasa’umul qolb

Amalnya seikhlas kulit kacang yang terbuang

Allah tidak menilai seberapa lebar jilbabmu

Seberapa rapat niqob atau cadarmu

Seberapa Panjang menjutai lantai abayamu

Pabila dalam hatimu masih ada rasa kamu paling taat dan sempuna

Paling syar’i dan paling islami

Itu sama halnya aurat kau tutupi

Tapi hatimu kau telanjangi

Sedangkan Allah tidak menilai wajahmu dan pakaianmu

Tapi Allah menilai hati dan amal perbuatanmu


  ~ Jangan lempar batu sembunyi tangan ~ "Jangan mencari pembenaran dengan cara membuka aib orang lain hanya demi menutupi aib diri sen...