KEMULYAAN ILMU, ORANG YANG BERILMU, DAN PENCARI ILMU.
Ulama Tabi'in Imam Hasan Al-Bashri mengatakan orang alim
memiliki keutamaan yang agung di sisi Allah. Suara goresan penanya adalah
tasbih, kitab karyanya adalah ilmu, memandang wajahnya adalah ibadah, tinta
penanya setara dengan darahnya orang mati syahid. Nanti di Akhirat bakal
dikumpulkan bersama para Anbiya'.
Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin karya Imam Abu Laits
As-Samarqondi (Ulama ahli fiqih kelahiran Khurasan, wafat 373 H) menerangkan
ada 7 keutamaan duduk bersama orang Alim. Siapa orang yang duduk bersama orang
Alim dan dia tidak mampu untuk menghafal ilmu yang disampaikan orang Alim maka
dia tetap mendapatkan 7 kemuliaan:
ﺃَﻭَّﻟُﻬَﺎ : ﻳَﻨَﺎﻝُ ﻓَﻀْﻞَ
ﺍلمتعلِّمِين
Mendapatkan keutamaan orang-orang yang belajar.
ﻭَﺍﻟﺜَّﺎﻧِﻲ
: ﻣَﺎ ﺩَﺍﻡَ ﺟَﺎﻟِﺴًﺎ ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﻛَﺎﻥَ ﻣَﺤْﺒُﻮﺳًﺎ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺬُّﻧُﻮﺏِ ﻭَﺍﻟْﺨَﻄَﺄ
Selama masih duduk bersama orang alim maka dia tercegah dari
melakukan dosa dan kesalahan.
ﻭَﺍﻟﺜَّﺎﻟِﺚُ : ﺇِﺫَﺍ ﺧَﺮَﺝَ ﻣِﻦْ
ﻣَﻨْﺰِﻟِﻪِ ﺗَﻨْﺰِﻝُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﺔُ
Ketika keluar dari rumahnya maka rahmat Allah turun
kepadanya.
ﻭَﺍﻟﺮَّﺍﺑِﻊُ : ﺇِﺫَﺍ ﺟَﻠَﺲَ
ﻋِﻨْﺪَﻩُ، ﻓَﺘَﻨْﺰِﻝُ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢُ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﺔُ، ﻓَﺘُﺼِﻴﺒُﻪُ ﺑِﺒَﺮَﻛَﺘِﻬِﻢْ
Ketika dia duduk disamping orang alim kemudian rahmat turun
kepada mereka maka dia pun mendapatkan rahmat sebab berkah mereka.
ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﻣِﺲُ : ﻣَﺎ ﺩَﺍﻡَ
ﻣُﺴْﺘَﻤِﻌًﺎ ﺗُﻜْﺘَﺐُ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔُ
Selama masih mendengarkan maka ditulis kebaikan baginya.
ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﺩِﺱُ : ﺗَﺤُﻒُّ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢُ
ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ ﺑِﺄَﺟْﻨِﺤَﺘِﻬَﺎ ﺭِﺿًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﻓِﻴﻬِﻢْ
Mereka dikelilingi Malaikat dengan sayap-sayapnya dan orang
tersebut juga bersama mereka.
ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﺑِﻊُ : ﻛُﻞُّ ﻗَﺪَﻡٍ
ﻳَﺮْﻓَﻌُﻪُ، ﻭَﻳَﻀَﻌُﻪُ ﻳَﻜُﻮﻥُ ﻛَﻔَّﺎﺭَﺓً ﻟِﻠﺬُّﻧُﻮﺏِ، ﻭَﺭَﻓْﻌًﺎ ﻟِﻠﺪَّﺭَﺟَﺎﺕِ
ﻟَﻪُ، ﻭَﺯِﻳَﺎﺩَﺓً ﻓِﻲ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺎﺕِ
Setiap langkah kakinya yang diangkat dan diletakkan maka
menjadi penghapus bagi dosa-dosa, pengangkat derajat dan tambahan kebaikan
baginya.
Kemudian Allah menambahkan lagi dengan6 kemuliaan lainnya,
yaitu:
1. Allah memuliakannya dengan cintanya melihat Majelisnya
ulama.
2. Setiap orang yang mengikuti mereka (ulama) maka baginya
pahala sebagaimana pahala mereka tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala mereka.
3. Jika salah seorang di antara mereka diampuni maka bisa memberikan
syafa'at kepadanya.
4. Hatinya menjadi dingin dari perbuatannya orang-orang
fasik [sedikitpun tidak ada keinginan untuk mengikutinya].
5. Masuk ke dalam jalannya para pelajar [pencari ilmu agama]
dan orang-orang shaleh.
6. Menegakkan perintah Allah ta'ala.
Adapun bagi orang yang mampu menghafal ilmu yang disampaikan
orang Alim maka baginya kemuliaan berlipat ganda. Semoga kita termasuk
orang-orang yang senang duduk bersama orang Alim.
Wallahu A'lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar